Rampai Nusantara Apresiasi Kapolres Pelalawan, Rusdinur: Pejuang Karhutla Layak Dapat Penghargaan

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:48:00 WIB

PELALAWAN — Dewan Eksekutif Rampai Nusantara Wilayah Riau memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., bersama jajaran atas kesigapan dalam melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan.

Ketua Dewan Eksekutif Rampai Nusantara Wilayah Riau, Rusdinur, SH, MH, menilai keberanian Kapolres Pelalawan yang turun langsung ke lapangan menghadapi titik-titik karhutla menunjukkan komitmen nyata dalam melindungi masyarakat dan lingkungan.

Menurut Rusdinur, perjuangan personel di lapangan tidak bisa dipandang sebelah mata. Memadamkan api di kawasan gambut merupakan pekerjaan berat dengan risiko tinggi, terlebih kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan.

“Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara adalah pejuang sesungguhnya. Beliau bersama jajaran berhadapan langsung dengan medan yang sulit dalam upaya memadamkan dan mencegah meluasnya karhutla,” ujar Rusdinur.

Ia menjelaskan, kawasan gambut memiliki karakteristik yang berbeda dengan lahan biasa. Api dapat menjalar di bawah permukaan dan menyisakan bara yang sulit terlihat. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra keras untuk memastikan api benar-benar padam.

“Medannya sulit dilewati kendaraan, gambutnya tebal, panas dan asap juga menjadi tantangan. Petugas harus masuk ke lokasi dan berjibaku memadamkan api. Ini perjuangan yang tidak mudah,” tegasnya.

Layak Mendapat Penghargaan Presiden dan Kapolri

Atas perjuangan tersebut, Rusdinur menilai Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara dan jajaran layak mendapatkan penghargaan atas dedikasi mereka dalam penanganan karhutla.

Ia bahkan berharap Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri memberikan perhatian terhadap para personel yang berada di garis depan dalam menghadapi karhutla.

“Kalau ada penghargaan untuk pejuang karhutla, saya kira Kapolres Pelalawan dan jajaran sangat layak dipertimbangkan. Mereka berada di lapangan ketika masyarakat membutuhkan perlindungan,” katanya.

Ujian Nyata Grand Policing Polda Riau

Rusdinur juga menyebut penanganan karhutla di Riau sebagai ujian nyata terhadap penerapan konsep grand policing.

Menurutnya, kepolisian harus mampu hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam persoalan yang menyangkut keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan.

“Ini adalah ujian Polda Riau dalam menjalankan grand policing. Polisi harus hadir di tengah masyarakat, cepat merespons persoalan dan memberikan perlindungan nyata. Apa yang dilakukan Kapolres Pelalawan merupakan bentuk kehadiran negara di lapangan,” ungkapnya.

Dewan Eksekutif Rampai Nusantara Wilayah Riau berharap sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat terus diperkuat untuk mencegah karhutla sejak dini.

Rusdinur juga mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Karhutla bukan hanya tanggung jawab petugas. Ini tanggung jawab kita bersama. Namun, mereka yang berada di garis depan dan mempertaruhkan keselamatan untuk memadamkan api harus kita hormati dan apresiasi,” pungkasnya.

Reporter: Redaksi
Back to top