Pemkab Pelalawan Terapkan Salat Berjemaah bagi ASN, Darlis: Bangun Disiplin dan Perkuat Silaturahmi

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 13:51:00 WIB

PANGKALAN KERINCI – Pemerintah Kabupaten Pelalawan resmi menerapkan program pelaksanaan Salat Zuhur dan Ashar berjemaah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun karakter ASN yang disiplin, berintegritas, serta mempererat silaturahmi di lingkungan pemerintahan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pelalawan, Darlis, SP, M.Si, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Pelalawan Nomor: 100.3.4.2/BPKSDM/2026/55 tentang Pelaksanaan Salat Berjemaah bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/7/2026), Darlis menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar mengajak ASN untuk melaksanakan ibadah bersama, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan budaya kerja yang lebih baik.

"Melalui salat berjemaah, kita ingin membangun kedisiplinan waktu, meningkatkan ketakwaan, memperkuat kebersamaan, serta mempererat silaturahmi antarsesama ASN. Nilai-nilai ini sangat penting dalam mendukung pelayanan publik yang profesional," ujar Darlis.

Menurutnya, pelaksanaan salat berjemaah secara rutin akan membentuk kebiasaan positif bagi ASN. Ketepatan waktu dalam memenuhi panggilan salat diharapkan berdampak pada meningkatnya disiplin kerja, komunikasi yang lebih baik, serta terciptanya suasana kerja yang harmonis.

"Salat berjemaah diharapkan memberikan dampak positif terhadap suasana kerja sehari-hari. Selain menjadi pengingat pentingnya disiplin waktu, ibadah bersama juga menghadirkan ketenangan batin yang akan berpengaruh pada etos kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.

Darlis menegaskan, pelaksanaan salat berjemaah akan dilakukan di musala perkantoran maupun masjid yang telah ditetapkan. Program ini merupakan bagian dari pembinaan karakter ASN agar tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki integritas, kejujuran, tanggung jawab moral, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.

Ia juga menekankan bahwa penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan birokrasi menjadi modal penting dalam mewujudkan aparatur yang berakhlak mulia dan semakin dekat dengan masyarakat.

"Program ini akan terus dievaluasi agar berjalan selaras dengan prinsip profesionalisme, menghormati hak-hak ASN, serta sesuai dengan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat. Masukan dari berbagai pihak akan menjadi bahan evaluasi agar kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat," tutup Darlis.

Program baru ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam membangun birokrasi yang tidak hanya unggul dari sisi kinerja, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual, sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan humanis.

Reporter: Redaksi
Back to top