Kabel WiFi Semrawut Kepung Kota Pangkalan Kerinci, Warga Minta Pemda Bertindak Sebelum Makan Korban

Penulis: Redaksi  •  Senin, 01 Juni 2026 | 13:11:00 WIB

PANGKALAN KERINCI – Kondisi kabel jaringan internet yang menjuntai dan terpasang semrawut di sejumlah ruas jalan Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, mulai memicu keresahan masyarakat. Selain dinilai merusak wajah kota, keberadaan kabel-kabel tersebut juga dianggap mengancam keselamatan pengguna jalan.

Pantauan di berbagai titik menunjukkan kabel jaringan internet menumpang di tiang-tiang listrik tanpa penataan yang jelas. Bahkan, di beberapa lokasi kabel terlihat menggantung rendah dan melintang di atas jalan, sehingga berpotensi membahayakan pengendara, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk.

Masyarakat menilai maraknya pemasangan jaringan internet yang tidak tertata telah membuat wajah ibu kota Kabupaten Pelalawan terlihat kumuh dan jauh dari kesan kota yang rapi serta nyaman dipandang.

Salah seorang warga, Jufri,SH mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, hampir di setiap sudut kota terlihat kabel-kabel yang dipasang tanpa memperhatikan estetika maupun aspek keselamatan.

"Kami melihat di sepanjang Kota Pangkalan Kerinci ini kabel WiFi berserakan dan semrawut. Asal ada tiang listrik, di situ ada kabel. Kondisi ini sangat merusak pemandangan kota," ujarnya, Senin (1/6/2026).

Tak hanya soal keindahan kota, Jufri menilai persoalan ini juga menyimpan ancaman serius bagi masyarakat. Ia khawatir kabel yang putus atau menjuntai ke badan jalan dapat sewaktu-waktu menjerat pengendara dan menyebabkan kecelakaan fatal.

"Kalau tidak segera ditertibkan, bukan tidak mungkin akan ada korban. Kabel yang jatuh ke jalan bisa sangat berbahaya bagi pengendara motor maupun kendaraan lainnya," katanya.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui instansi terkait untuk segera melakukan pendataan, pengawasan, dan penertiban terhadap seluruh jaringan kabel internet yang terpasang di wilayah kota.

"Kami berharap Pemda tidak menunggu sampai ada korban. Harus ada tindakan tegas agar para penyedia layanan internet menata kabel mereka dengan baik dan sesuai aturan," tegasnya.

Menurutnya, pertumbuhan bisnis internet di Pangkalan Kerinci memang patut diapresiasi karena mendukung kebutuhan masyarakat. Namun, perkembangan tersebut tidak boleh mengorbankan keselamatan publik dan keindahan kota.

"Pemerintah perlu melakukan sosialisasi sekaligus operasi penertiban. Jangan sampai baru bergerak setelah terjadi kecelakaan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas," ujarnya.

Fenomena kabel jaringan yang semrawut ini kini menjadi sorotan warga. Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan segera mengambil langkah konkret agar Pangkalan Kerinci tidak hanya maju dalam pembangunan digital, tetapi juga tetap tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Jika dibiarkan tanpa pengawasan dan penertiban, kabel-kabel yang kini hanya dianggap sebagai gangguan pemandangan bisa berubah menjadi ancaman nyata yang sewaktu-waktu merenggut keselamatan masyarakat.

Reporter: Redaksi
Back to top