FK-TAGANA Pelalawan Gaungkan Semangat Pers di Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 20:07:00 WIB

PELALAWAN – Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada 3 Mei 2026, Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK-TAGANA) Kabupaten Pelalawan menyampaikan ucapan sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga arus informasi yang akurat dan terpercaya.

Ketua FK-TAGANA Kabupaten Pelalawan, H. Ardianto, SE, menegaskan bahwa pers memiliki posisi strategis sebagai pilar demokrasi yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi pengawal kebenaran di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

“Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia kepada seluruh insan pers di manapun berada. Pers bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga penjaga akurasi informasi dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana, kehadiran pers menjadi sangat krusial. Informasi yang disampaikan secara cepat, tepat, dan dapat dipercaya mampu membantu masyarakat mengambil langkah yang benar, sekaligus mempercepat respon kemanusiaan di lapangan.

FK-TAGANA Pelalawan juga memberikan penghargaan tinggi kepada para jurnalis yang tanpa lelah terus menyuarakan fakta, memberikan edukasi, serta menjaga independensi di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

“Peran media sangat membantu kami di lapangan, terutama dalam menyebarluaskan informasi kebencanaan. Sinergi antara relawan dan pers menjadi kekuatan besar dalam upaya penanggulangan bencana dan pelayanan kemanusiaan,” tambah Ardianto.

Lebih lanjut, ia berharap kebebasan pers di Indonesia terus tumbuh semakin kuat, profesional, dan bertanggung jawab, serta mampu menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan tangguh.

Dengan mengusung semangat “Pers Bebas, Masyarakat Cerdas, Indonesia Tangguh,” FK-TAGANA Pelalawan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kualitas informasi dan memperkuat kolaborasi demi kepentingan publik.

Peringatan ini menjadi momentum refleksi bahwa kebebasan pers bukan hanya tentang hak menyampaikan informasi, tetapi juga tentang tanggung jawab besar dalam menghadirkan kebenaran untuk kemanusiaan.

Reporter: Redaksi
Back to top